Vaksinasi COVID-19 lansia Yogyakarta dipusatkan di 10 RS dan 2 RSKIA

by -145 views

vaksinasi untuk lansia di Yogyakarta dilakukan di rumah sakit atau di rumah sakit khusus ibu dan anak

Yogyakarta (PKomplek) – Vaksinasi COVID-19 untuk warga lanjut usia di Kota Yogyakarta akan dipusatkan di 10 rumah sakit dan dua rumah sakit khusus ibu dan anak di kota tersebut sebagai upaya untuk memberikan pelayanan terbaik kepada warga berusia lebih dari 60 tahun.

“Sesuai arahan dari Kementerian Kesehatan meski tidak tertulis, maka pelaksanaan vaksinasi untuk lansia di Yogyakarta akan dilakukan di rumah sakit (RS) atau di rumah sakit khusus ibu dan anak (RSKIA),” kata Kepala Bidang Pencegahan Pengendalian Penyakit dan Pengelolaan Data dan Sistem Informasi Kesehatan Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta Lana Unwanah di Yogyakarta, Selasa.

Menurut dia, rumah sakit dinilai memiliki fasilitas yang cukup lengkap termasuk instalasi gawat darurat dan fasilitas pendukung kesehatan lainnya apabila diperlukan tindakan medis.

Baca juga: Seratus lebih anggota Polda DIY jalani vaksinasi COVID-19

Sebanyak 10 rumah sakit yang sudah ditetapkan untuk melayani vaksinasi terhadap lansia di Yogyakarta adalah RS Jogja, RS Panti Rapih, RS Bethesda, RS PKU Muhammadiyah Yogyakarta, RS Siloam, RS Pratama, RSI Hidayatullah, RS Happy Land, RS Ludira Husadatama, RS Bethesda Lempuyangwangi, dan dua RSKIA yaitu RSKIA Muhammadiyah Kotagede serta RSKIA Rachmi.

Setiap rumah sakit ditargetkan dapat melakukan vaksinasi untuk 100 lansia per hari, sedangkan di RSKIA untuk 50 lansia per hari.

Warga lansia, baik yang memiliki KTP sebagai warga Kota Yogyakarta maupun berdomisili di Yogyakarta dan sudah mendaftar dapat melakukan pengecekan ulang terkait jadwal dan tempat pelaksanaan vaksinasi melalui laman corona.jogjakota.go.id.

“Cukup dengan memasukkan nomor induk kependudukan (NIK) dan nomor telepon yang digunakan saat pendaftaran. Nanti akan terlihat lokasi dan jadwal vaksinasi,” katanya.

Baca juga: Pelaku usaha akomodasi wisata di Yogyakarta jalani vaksinasi COVID-19

Pengecekan ulang tersebut diperlukan karena masih ada sejumlah warga lansia yang memilih lokasi pelaksanaan vaksinasi di puskesmas terdekat dengan tempat tinggalnya.

“Karena ada arahan dari Kementerian Kesehatan, maka lansia yang sudah terdaftar kami petakan lagi dan apabila masih memilih lokasi vaksinasi di puskesmas atau klinik, maka akan diarahkan ke rumah sakit terdekat di sekitarnya,” katanya.

Untuk saat ini, lanjut Lana, pengecekan jadwal dan lokasi vaksinasi baru bisa diakses untuk warga lansia yang sudah terdaftar dari 19 Februari hingga 3 Maret. Dalam rentang waktu tersebut tercatat 12.202 lansia yang sudah mendaftar untuk vaksinasi.

“Namun, dari data tersebut masih ada sekitar 2.600 data ganda. Artinya, hanya ada sekitar 9.400 lansia yang mendaftar hingga 3 Maret,” katanya.

Vaksinasi COVID-19 untuk lansia di Yogyakarta sudah dimulai pada Senin (8/3) dengan 617 lansia yang mengakses dalam satu hari.

Baca juga: Presiden berharap pariwisata Yogyakarta bangkit setelah vaksinasi

Sedangkan untuk pendaftaran vaksinasi untuk lansia masih tetap bisa dilakukan secara daring dengan mengakses formulir pendaftaran di laman yogyakarta.kemkes.go.id.

Data dari laman pendaftaran tersebut tidak serta merta dapat diakses oleh Dinas Kesehatan Kota Yogyakarta selaku pelaksana vaksinasi di Yogyakarta. “Kami mendapat data dari DIY. Sayangnya, update data lansia tidak bisa dilakukan cepat sehingga kami tidak bisa meng-update informasi di corona.jogjakota.go.id secara cepat juga,” katanya.

Menurut Lana, sudah banyak warga lansia yang menanyakan mengenai kepastian jadwal dan lokasi vaksinasi karena belum ada informasi apapun usai mengakses corona.jogjakota.go.id.

“Warga yang sudah mendaftar diminta melakukan pengecekan secara rutin di corona.jogjakota.go.id. Kami pun inginnya cepat meng-update jadwal vaksinasi. Sayangnya, data dari pusat tidak bisa kami peroleh dengan cepat,” katanya.

Baca juga: Yogyakarta usulkan sekitar 8.000 guru masuk data vaksinasi COVID-19

Ia memastikan seluruh lansia di Yogyakarta yang sudah mendaftar di laman Kementerian Kesehatan pasti akan mendapat jadwal vaksinasi. “Tidak perlu khawatir, tidak mendapat jadwal. Hanya perlu sabar menunggu saja sembari memastikan kondisi kesehatan,” katanya.

Berdasarkan proyeksi, di Kota Yogyakarta terdapat sekitar 46.000 lansia. “Kami pun menggencarkan sosialisasi pendaftaran vaksinasi untuk lansia, baik melalui media sosial, pertemuan dengan wilayah, hingga posyandu lansia,” katanya.

Baca juga: 1.100 petugas publik dan dosen di Bandung jalani vaksinasi COVID-19

Pewarta: Eka Arifa Rusqiyati
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *