PLN padamkan listrik di Nusa Penida saat Nyepi 2021

by -9 views

pemadaman listrik di Nusa Penida atas permintaan desa adat setempat

Denpasar (PKomplek) – PT Perusahaan Listrik Negara Unit Induk Distribusi (PLN-UID) Bali menyatakan listrik di Bali saat perayaan Hari Suci Nyepi 2021 di kawasan Pulau Nusa Penida, Kabupaten Klungkung akan padam total.

Manajer Komunikasi PLN UID Bali, Made Arya di Denpasar, Sabtu, mengatakan pemadaman di kawasan Pulau Nusa Penida, Bali, dilakukan selama 24 jam pada 14-15 Maret 2021 mulai pukul 06.00 Wita hingga hari Senin pukul 06.00 Wita.

Made Arya mengatakan pemadaman listrik di Nusa Penida atas permintaan desa adat setempat. Langkah ini dilakukan dalam upaya perayaan Hari Suci Nyepi agar khusyuk di kawasan pulau tersebut.

Baca juga: PLN pastikan keandalan listrik di Bali saat Nyepi

Sedangkan di Bali secara umum, saluran listrik tetap menyala. Namun untuk penerangan jalan raya di kabupaten dan kota dilakukan dengan kebijakan masing-masing daerah kabupaten/kota. Biasanya lampu jalan kemungkinan dipadamkan mulai pukul 10.00 Wita pada 14 Maret 2021 secara serentak.

Made Arya lebih lanjut mengatakan terkait kesiapan atau antisipasi PLN saat perayaan Hari Suci Nyepi, dalam melakukan pemeliharaan dan penanganan tetap menyiagakan jika terjadi gangguan secara mendadak.

Baca juga: Ari Dwipayana: Nyepi di era pandemi jadi momentum bangkit

Baca juga: ASN dilarang ke luar daerah saat libur Isra Miraj dan Nyepi

“Ketika terjadi gangguan, tidak semua gangguan petugas turun ke lapangan. Kalau bersifat gangguan biasa hanya meminimalkan daerah padam. Kalaupun turun petugas kami akan dibekali surat dispensasi dan didampingi pecalang,” ujarnya.

Made Arya lebih lanjut mengatakan penurunan beban puncak saat Hari Suci Nyepi diprediksi terjadi penurunan beban puncak sekitar 531 MW dari beban biasanya sebesar 900 MW atau terjadi penurunan 4,2 persen. Kalau kondisi normal, turunnya 35-40 persen.

“Penurunan beban daya listrik saat Nyepi sudah biasa setiap tahunnya karena pada perayaan pergantian tahun baru (saka) bagi umat Hindu di Bali ditandai dengan Catur Brata Penyepian, yakni tidak bepergian, tidak bersenang-senang, tidak bekerja dan tidak menyalakan api atau lampu,” katanya.

Baca juga: Kawasan Bromo ditutup total pada perayaan Nyepi 14-15 Maret

Baca juga: PHDI Bali dan MDA keluarkan edaran tiadakan pengarakan ogoh-ogoh

Pewarta: I Komang Suparta
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *