Pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng bertambah menjadi 9.102 orang

by -9 views
Palu (PKomplek) – Juru Bicara Pusat Data dan Informasi (Pusdatina) COVID-19 Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) Moh. Haris Kariming menyebut total pasien COVID-19 yang sembuh di provinsi itu bertambah menjadi 9.102 orang.

“Hari ini 25 pasien COVID-19 dinyatakan telah sembuh, sehingga secara kumulatif total pasien COVID-19 yang sembuh di Sulteng berjumlah 9.102 orang,” katanya di Kota Palu, Rabu malam.

Ia menerangkan 25 orang tersebut berada di sejumlah daerah, antara lain 19 orang di Kabupaten Poso dan enam orang di Morowali Utara (Morut).

Mereka yang sudah sembuh, lanjutnya, telah diizinkan pulang, namun harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19 agar tidak kembali terpapar.

“Sementara itu 25 orang terkonfirmasi positif COVID-19 hari ini, antara lain delapan orang di Kota Palu, enam orang di Kabupaten Tojo Una-Una, tiga orang di Donggala dan Banggai, dua orang di Banggai Kepulauan dan Morowali Utara, satu orang di Morowali,” ujarnya.

Baca juga: Rektor IAIN Palu : Vaksinasi bangun optimisme bebas dari COVID-19

Ia menjelaskan, secara kumulatif total pasien terkonfirmasi COVID-19 sampai saat ini berjumlah 10.692 orang.

Selain itu satu pasien COVID-19 di Morowali Utara dinyatakan meninggal dunia hari ini sehingga total pasien COVID-19 yang meninggal dunia sampai saat ini berjumlah 272 orang.

“Sebanyak 1.318 pasien COVID-19 saat ini menjalani karantina secara mandiri maupun di pusat pelayanan kesehatan milik pemerintah daerah setempat. Mari kita doakan agar mereka semua dapat sembuh,” terangnya.

Ia meminta masyarakat mendukung tim pengawas dinas kesehatan kabupaten dan kota di Sulteng yang melakukan penelusuran terhadap orang-orang yang pernah melakukan kontak dengan pasien positif COVID-19.

Selain itu, warga harus menerapkan protokol kesehatan pencegahan penularan dan penyebaran COVID-19.

“Pencegahan yakni dengan memakai masker, mencuci tangan, dan menjaga jarak serta menjauhi kerumunan. Langkah tersebut sangat penting dilakukan untuk memutus mata rantai penyebaran dan penularan COVID-19 di Sulteng,” katanya.

Baca juga: Tingkat kesembuhan pasien COVID-19 di Sulteng naik jadi 83,9 persen

Pewarta: Muhammad Arshandi
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *