Operasi SAR belum temukan 1 korban tambang longsor di Parigi Moutong

by -11 views

Operasi pencarian korban di hari ketiga belum membuahkan hasil

Palu (PKomplek) –

Operasi SAR hari ketiga terhadap satu korban tersisa yang tertimbun tanah longsor di area pertambangan emas di Desa Buranga Kecamatan Ampibabo Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, belum membuahkan hasil.

 

“Operasi pencarian korban di hari ketiga belum membuahkan hasil,” kata Humas Kantor SAR Pencarian dan Pertolongan atau Basarnas Palu Fatmawati yang dihubungi di Palu, Jumat.

 

Tim SAR gabungan yang melakukan kegiatan SAR berjumlah 108 orang, di antaranya dari Polres Parigi Moutong sejumlah 60 orang, Tagana Parigi dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sulteng masing-masing 11 orang, TNI 10 orang, Basarnas Palu 13 orang, BPBD Parigi tujuh orang dan SAR Palang Merah Indonesia (PMI) enam orang.

Tim juga diperkuat potensi SAR lainnya yakni SAR Songulara dan Vertikal Rescue masing-masing lima orang serta SAR Martin tiga orang.

“Operasi SAR dihentikan sementara, mengingat hari sudah malam, kegiatan pencarian akan dilanjutkan Sabtu pagi,” ucap Fatmawati.

Baca juga: 6 orang meninggal dunia, Pemkab hentikan aktivitas tambang Buranga

​​​​​Sejauh ini, katanya, tidak ada penambahan personel maupun alat pendukung operasi dari Kantor SAR Palu, karena personel yang bertugas, dinilai sudah cukup karena proses pencarian juga dibantu sejumlah alat berat yang sejak hari pertama kejadian berada di lokasi.

 

“Tidak ada penambahan personel dari kantor kami,” katanya.

 

Sebelumnya, longsor di lokasi penambangan emas mengakibatkan enam penambang tradisional meninggal dunia. Musibah itu terjadi pada Rabu (24/2) pukul 18.15 Wita. Saat itu kegiatan pengerukan sedang berhenti karena penambang beristirahat memasuki waktu Maghrib.

 

Pewarta: Muhammad Arshandi/Moh Ridwan
Editor: Agus Salim
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *