Menkes sebut perusahaan startup berperan dukung vaksinasi COVID-19

by -10 views

Inisiatif yang dihadirkan Halodoc dan Gojek memiliki peranan yang sangat strategis terhadap pencapaian target kami dalam menyalurkan 181,5 juta suntikan vaksin COVID-19 dalam setahun

Jakarta (PKomplek) – Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin menyampaikan bahwa perusahaan rintisan (startup) seperti Halodoc dan Gojek memiliki peran penting mendukung program vaksinasi COVID-19 pemerintah.

“Inisiatif yang dihadirkan Halodoc dan Gojek memiliki peranan yang sangat strategis terhadap pencapaian target kami dalam menyalurkan 181,5 juta suntikan vaksin COVID-19 dalam setahun,” katanya pada acara peresmian Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 melalui “drive thru” Halodoc di Jakarta, Rabu.

“Drive-thru adalah jenis layanan pesan bawa pulang yang disediakan suatu bisnis

Dalam melakukan edukasi hingga vaksinasi, katanya, Kementerian Kesehatan tidak bisa melakukan sendirian.

“Kami optimistis, kepercayaan masyarakat terhadap keandalan layanan Halodoc dan Gojek serta basis pengguna yang besar kami harapkan bisa meningkatkan partisipasi masyarakat, termasuk keluarga dan kerabat dekat pengguna platform yang masuk kelompok lanjut usia,” katanya.

Menkes pun mengapresiasi kesigapan Halodoc dan Gojek dalam mendukung pemerintah sejak awal masa pandemi.

Halodoc ditunjuk sebagai mitra resmi Kementerian Kesehatan untuk menghadirkan Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 melalui mekanisme “drive

thru”.

Dalam pelaksanaannya Halodoc menggandeng Gojek sebagai mitra transportasi dan komunikasi, Rumah Sakit (RS) Hermina sebagai tim medis di lapangan sekaligus vaksinator, dan Badan Layanan Umum (BLU) Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) sebagai penyedia area untuk pelaksanaan vaksinasi COVID-19 yang dibuka hari ini, 3 Maret 2021.

Dalam kesempatan sama, Direktur Keuangan dan Pengembangan Strategi, Medikaloka RS Hermina, Aristo Setiawidjaja menyampaikan bahwa pihaknya siap mengerahkan semaksimal mungkin tenaga vaksinator dan tenaga medis dalam ekosistemnya untuk memastikan keamanan peserta baik selama vaksinasi maupun dalam menanggulangi kejadian ikutan pasca-imunisasi (KIPI).

“Melihat kontribusi dari berbagai pelaku lintas industri dalam kerjasama ini, kami yakin Pos Pelayanan Vaksinasi COVID-19 ini dapat berdampak besar terhadap kesuksesan program vaksin pemerintah,” katanya.

Baca juga: Menkes minta masyarakat yang ingin divaksin untuk bersabar

Baca juga: MUI ajak masyarakat ikut program vaksinasi dan tak termakan hoaks

Baca juga: Menkes targetkan vaksinasi COVID-19 tahap kedua tuntas Juni

Baca juga: Menkes: Vaksin mandiri untuk percepat program vaksinasi

 

Pewarta: Zubi Mahrofi
Editor: Andi Jauhary
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *