Ceroboh bakar sampah picu kebakaran rumah di Pidie

by -22 views
Banda Aceh (PKomplek) – Kecerobohan membakar sampah tanpa pengawasan membuat api merambat ke rumah berkonstruksi kayu di Desa Simbe, Kecamatan Mutiara, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh pada Rabu, sekitar pukul 13.20 WIB.

“Kebakaran diduga akibat pembakaran sampah tanpa pengawasan, namun api telah berhasil dipadamkan petugas pada pukul 14:30 WIB dan kini tengah proses pendinginan,” kata Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Aceh (BPBA) Ilyas di Banda Aceh.

Ia menjelaskan usai mendapatkan laporan kebakaran dari masyarakat, BPBD Pidie langsung mengerahkan tiga unit armada pemadam kebakaran ke lokasi untuk melakukan pemadaman si jago merah.

Akibat peristiwa kebakaran itu, satu rumah milik kepala keluarga M Daud Sulaiman hangus terbakar. Kepala keluarga dengan delapan orang penghuni rumah tersebut terpaksa harus mengungsi ke tempat yang lebih aman.

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tersebut, kata Ilyas.

Baca juga: Enam rumah hangus terbakar di Aceh, 25 warga mengungsi

Ilyas menambahkan bahwa kebakaran masih menjadi bencana paling dominan terjadi di Aceh, terutama kebakaran pemukiman. Begitu juga dengan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak awal tahun 2021.

Menurut dia sebenarnya kebakaran pemukiman hanya dapat diminimalkan dengan meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat, misalnya dengan memeriksa instalasi listrik yang sudah tua sehingga menjadi sebab utama kebakaran.

“Kita berharap masyarakat terus meningkatkan kewaspadaan dalam mengelola sumber panas di rumah tangga seperti mematikan kompor setelah digunakan dan mematikan barang-barang elektronik yang tidak terpakai,” katanya.

Baca juga: Rumah kades di Banda Aceh terbakar, dua mahasiswi Akper meninggal

Menurut data Pusat Data dan Informasi (Psudatin) BPBA bahwa hingga Kamis (11/3) tercatat sebanyak 19 kali kebakaran pemukiman di wilayah Aceh meliputi Aceh Tenggara tiga kali kejadian, Bireuen, Aceh Barat dan Langsa masing-masing dua kali.

Kemudian, satu kali kejadian tersebar di Kota Banda Aceh, Simeuleu, Aceh Tengah, Aceh Singkil, Pidie Jaya, Aceh Jaya, Aceh Utara, Pidie, Aceh barat Daya dan Kota Sabang.

Dalam jangka waktu yang sama juga terdapat satu kali banjir di Aceh Selatan dan 11 kali kebakaran hutan dan lahan. Dengan total kerugian diperkirakan sekitar Rp9,8 miliar, katanya.

Baca juga: Dua orang terluka akibat kebakaran rumah di Bireuen, Aceh

Baca juga: “Si jago merah” ludeskan enam rumah di Bener Meriah-Aceh

Pewarta: Khalis Surry
Editor: Budhi Santoso
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *