Amankah berlari saat hujan?

by -13 views
Jakarta (PKomplek) – Secara umum, Anda aman untuk berlari di tengah hujan kecuali disertai petir, badai, atau hujan deras.

Walau begitu, ada risiko performa Anda akan menurun kala berlari di saat hujan, kata pelatih lari bersertifikat dari Relentless Runners, Audrey Springer.

Menurut pelatih lari Maverick Running Community, Ryan Miller, Anda sebaiknya memeriksa prakiraan cuaca pada sebelum lari untuk membantu Anda menentukan kapan harus menjadwalkan lari dan menghindari kondisi berbahaya.

Baca juga: Lima tips tetap bugar untuk para workaholic

Baca juga: Agar tubuh bugar, olahraga harus tak bisa sesuka hati

“Performa dalam hujan tergantung pada kondisi Anda berlari. Semakin deras hujan, semakin besar kemungkinan performa Anda akan menurun,” tutur Springer seperti dikutip dari Insider, Senin.

Menurut dia, tubuh Anda akan tetap memetik manfaat dari lari bahkan dalam kondisi yang lebih berat dari biasanya.

“Hujan dapat menurunkan suhu dengan cepat dan signifikan, yang dapat membuat berlari di suhu musim panas menjadi tidak terlalu berat dan meningkatkan kinerja Anda,” kata Miller.

Jika Anda seorang pelari yang kompetitif, berlari di tengah hujan juga dapat membantu mempersiapkan Anda untuk hari perlombaan.

Lalu, bagaimana bisa mengoptimalkan berlari saat hujan? Berikut tipsnya:

1. Kenakan pakaian yang pas

Mengenakan pakaian yang tepat dapat membantu meningkatkan performa lari Anda saat hujan. Ingatlah, semua yang Anda kenakan saat hujan akan menyerap air, menambah bobot ekstra.

Salah satu cara untuk mengatasinya, mengenakan kain anti lembap. Kain ini bekerja dengan menarik kelembapan dari tubuh Anda dan menolak air.

Miller menyarankan Anda mengenakan jaket tahan air dan topi yang pas untuk mencegah air hujan masuk ke mata Anda

Segera ganti pakaian basah segera setelah Anda selesai berlari karena mengenakan pakaian basah setelah berolahraga dapat menyebabkan infeksi atau bahkan lecet.

2. Kenakan sepatu lari dengan traksi yang kokoh

Penting untuk mengenakan sepatu dengan traksi yang baik agar dapat mencengkeram tanah dengan lebih baik.

“Permukaan tempat Anda berlari akan menjadi lebih licin saat hujan dan bahkan bisa berbahaya jika outsole pada sepatu Anda rusak,” kata Miller.

Anda dapat mengetahui apakah sepatu lari Anda kehilangan daya cengkeramnya dengan melihat solnya. Jika sudah aus atau robek, makaberarti sudah waktunya Anda untuk menggantinya.

Usai Anda menyelesaikan lari, biarkan sepatu Anda mengering semalaman.

3. Tingkatkan visibilitas Anda

Jika Anda berlari di jalan saat hujan deras, penting untuk membuat diri Anda terlihat oleh pengemudi untuk mencegah kecelakaan. Untuk itu, kenakan pakaian reflektif atau headlamp saat Anda berlari.

Baca juga: Berolahraga saat perut kosong, efektifkah turunkan berat badan?

Baca juga: Jangan kendor cuci tangan & olahraga walau pandemi sudah 9 bulan

Baca juga: Waktu terbaik pasien COVID-19 bisa kembali berolahraga

Pewarta: Lia Wanadriani Santosa
Editor: Alviansyah Pasaribu
COPYRIGHT © PKomplek 2021

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *